Kenapa waktu terasa melompat? tak terkendali. Apakah masa di dunia ini semakin singkat? Tak terasa tahun terus berganti, serasa baru kemarin sore kami dilanda mecet berjam-jam dari pantai Bale Kambang, waktu tempuh normalnya sekitar dua jam, tapi jalan itu harus dilalui lebih dari dua belas jam. Masih baru kemarin sore kami ngantri berjam-jam di depan toilet hanya untuk membasuh muka.
Tahun baru 2011, kami merayakannya di sebuah pantai yang terletak di Malang selatan, menggunakan kendaraan yang sangat istimewah, yaitu truk. Ya sedikit mirip sapilah, tapi tak mengapa karena toh kita bangsa manusia tak jauh beda juga dengan sapi, beda tipis saja mungkin.
Truk adalah kendaraan yang murah meriah untuk berangkat secara berjamah. Kami berangkat bersama rombongan anggota IKAMI Sulsel. Seperti biasanya, teman-teman di tanah rantau melaksanakan perayaan tahun baru bersama-sama untuk menjalin kedekatan dan kekeluargaan. Sebelumnya aku tak pernah ikut, karena sangat jarang aku merayakan pergantian tahun. Selama di Malang, tahun baru 2011 adalah yang istimewah, karena biasanya aku hanya menghabiskan waktuku di warung kopi sembari menyaksikan kembang api pergantian tahun.
Di dalam truk yang semetinya digunakan untuk mengangkut barang itu, kami berjejer bagai pengungsi korban perang. Lebih dari dua jam perjalanan kami pun sampai pada tempat yang dituju. Satu persatu barang dikeluarkan dari truk, kemudian mencari lokasi yang pantas untuk mendirikan tenda. Ekspedisi tahun ini dipimpin oleh La Kafi yang sangat pengalaman di dunia luar.
Malam harinya diselingi dengan bakar jagung dan bakar ikan kemudia dilanjutkan dengan curhat massal serta menyampaikan harapan dan cita-cita kedepannya. Bergilirlah satu persatu menyampaikan kisahnya, baik perjalanannya selama satu tahun berlalu maupun rencana ke depan. Setelah itu kuajak Sally berjalan mengintari bibir pantai.
Aku dan Sally, duduk di tepi pantai menyaksikan orang-orang berlalu lalang. Kudekap ia dengan segala asaku. Mencoba mengukir romantisme di penghujung tahun.
Ketika jam menunjukkan 12.00, Sally bertanya padaku, “Apa harapanmu kedepannya?”
Kujawab,”Ingin kubahagia hanya denganmu, dan ingin kuberada di sampingmu hingga kita sama-sama tua.”
Aih, bila kuingat, itu kata-kata paling romantis yang pernah aku ucapkan. Tapi tak mengapa, yang penting itu ikhlas kukatan dari lubuk hati yang paling dalam.
Tiba-tiba langit menyala dengan percikan bunga api, letusan-letusan diiringi sinar yang memancar menerangi langit dan menambah keindahan yang semenjak tadi kami tunggu. Suara terompet sambut menyambut, 2010 telah berlalu.


2:36:00 AM
Puang Array
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar